KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Malaysia Aviation Group (MAG) memperketat pemeriksaan dan mewajibkan tes narkoba bagi seluruh pilot di bawah naungan maskapainya.
Kebijakan ini diberlakukan menyusul penangkapan salah satu pilot Malaysia Airlines terkait dugaan penyelundupan narkoba di Indonesia.Dalam keterangan resminya, MAG mengumumkan telah memulai fase pertama skrining narkoba wajib yang menyasar 1.260 pilot Malaysia Airlines.
Baca juga: Polisi Malaysia Buka Suara Usai 3 Wanita Ditangkap di Bandara Soetta
Seluruh proses pengujian ini ditargetkan rampung pada 15 Agustus, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (7/8/2026)
MAG menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi personel yang mengabaikan prosedur ini.











