Penulis: Arthur Sullivan/DW Indonesia
MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia telah menjual cadangan emasnya secara signifikan sepanjang 2026, sebagai usaha Kremlin untuk mengatasi defisit anggaran.Bank Sentral Rusia mengumumkan bahwa cadangan emasnya ada di 73,4 juta troy ons atau 2,282 metrik ton, di awal Juli. Ini menujukkan penurunan sekitar 43.5 metrik ton sejak awal tahun ini.
Ini berarti cadangan emas Rusia kini berada pada level terendah sejak sebelum invasi besar-besaran ke Ukraina dimulai pada Februari 2022.
Baca juga: Intelijen AS Bocor, Rusia Disebut Bakal Serang Negara NATO dalam Sepekan ke Depan
Harga emas mencapai rekor tertinggi di awal tahun ini, dengan harga rata-rata sekitar 4.800 dollar AS (Rp 80 juta) per troy ons dalam empat bulan pertama sebelum turun kembali ke level saat ini sekitar 4.000 dollar AS (Rp 71,5 juta) per troy ons.












