JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengungkapkan makalah usulan MBG sebagai kandidat penerima nobel perdamaian telah mencatut sejumlah nama tanpa persetujuan sebelumnya.
“Hal tersebut diperkuat berdasarkan informasi dari kampus asal penulis utama, bahwa penulis utama berinisial DD telah membuat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut,” demikian keterangan tertulis pihak Kemendiktisaintek yang diterima Kompas.com, Kamis (6/8/2026).Kepastian soal pencatutan sejumlah nama itu didapatkan Kemendiktisaintek lewat hasil temuan awal tim investigasi terkait makalah itu.
Baca juga: Kemendikti: Penulis Utama Makalah MBG yang Catut Nama Prabowo Bukan Dosen
Kemendiktisaintek mengatakan, dari hasil koordinasi dengan sejumlah pihak yang namanya tercantum dalam makalah tersebut, diperoleh keterangan bahwa nama-nama yang dicantumkan di makalah tidak mengetahui, tidak pernah dimintai persetujuan, dan tidak terlibat dalam proses penyusunan maupun pengunggahan paper dimaksud.
Penulis utama bukan dosen







