WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, pembicaraan dengan Iran akan berlangsung pada Senin (3/8/2026).
Namun, ia menolak menetapkan tenggat waktu untuk kesepakatan setelah membatalkan serangan.Trump tidak memberikan rincian tentang di mana negosiasi itu akan berlangsung atau siapa yang akan terlibat.
"Apakah saya lebih suka membuat kesepakatan? Saya tidak ingin membunuh orang karena banyak orang meninggal, dan kita tidak menginginkan itu," kata Trump, dikutip dari Reuters.
Baca juga: Lihat Unggahan Trump Lebih Cepat Harus Bayar Rp 1,8 M Per Bulan
Menurutnya, Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya telah meminta waktu untuk menyelesaikan kesepakatan yang akan mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz dan mengakhiri program nuklir Iran.







