JENEWA, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi membatalkan rencana kontroversial untuk menjual saham swasta di turnamen Piala Dunia mendatang.

Keputusan ini diambil menyusul gelombang penolakan dan reaksi keras yang datang dari kalangan suporter hingga asosiasi sepak bola di seluruh dunia.

Pembatalan disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, melalui pernyataan tertulis pada Jumat (31/7/2026).Baca juga: Bos FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia, Keluarga Menantu Trump Masuk Daftar Investor

“Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, jelas bahwa proyek ini menciptakan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sesuai dengan tujuan sejak awal,” kata Infantino, dikutip dari CNN.

“Tujuan kami selalu—dan akan selalu—untuk menyatukan dan meningkatkan diri. Oleh karena itu, proposal ini tidak akan dilanjutkan.”