TEHERAN, KOMPAS.com – Iran menuding Israel berada di balik "operasi bendera palsu" setelah serangan drone memicu kebakaran pada dua kapal gas di Pelabuhan Damietta, Mesir.
Teheran juga membantah terlibat dalam insiden tersebut dan menyerukan negara-negara di kawasan untuk waspada terhadap upaya yang disebut dapat memicu ketegangan regional.Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyampaikan pernyataan itu melalui unggahan di platform X pada Kamis (30/7/2026), sehari setelah terjadi kebakaran pada sebuah kapal regasifikasi dan kapal penyimpanan di Pelabuhan Damietta di pesisir Laut Mediterania.
Baca juga: 2 Kapal yang Dikawal AS Diklaim Dihantam Iran, 4 Tanker Lainnya Pilih Mundur
"Mesir adalah sahabat dan mitra penting di kawasan, dan keamanannya sangat penting bagi kami," kata Araghchi, sebagaimana dikutip Mehr News Agency.
Ia kemudian mengajak negara-negara di kawasan untuk mewaspadai apa yang disebutnya sebagai rencana Israel dan operasi bendera palsu yang dirancang untuk merusak perdamaian kawasan.














