TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim bahwa dua kapal tanker minyak meledak dan terbakar setelah mencoba melintasi ladang ranjau di bagian selatan Selat Hormuz, Jumat (17/7/2026).

Klaim tersebut disampaikan Angkatan Laut IRGC dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita Fars News Agency milik Iran. Dalam pernyataan itu, IRGC menuduh badan-badan intelijen Amerika Serikat (AS) telah mendorong kedua kapal tersebut untuk memasuki area itu pada hari yang sama.

Baca juga: Trump Batalkan Rencana Tarif Pelayaran 20 Persen di Selat Hormuz

Kendati demikian, IRGC tidak mengungkapkan identitas kedua tanker tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Rincian mengenai korban jiwa, bendera kapal, maupun pihak pemiliknya juga tidak diungkap dalam pernyataan tersebut.