TEHERAN, KOMPAS.com – Garda Revolusi Iran (IRGC) menyerang dua kapal tanker minyak yang berusaha melintasi Selat Hormuz di bawah pengawalan militer Amerika Serikat (AS), Jumat (31/7/2026).

Militer Iran mengonfirmasi, kapal-kapal yang diserang tersebut berusaha melintasi Selat Hormuz menggunakan rute yang tidak terdaftar di bawah pengawalan udara militer AS."Kapal tanker minyak yang tidak patuh diserang dan dihentikan, sementara empat kapal tanker minyak lainnya dengan cepat mengubah arah dan kembali ke posisi sebelumnya," bunyi pernyataan IRGC, sebagaimana dilansir The Guardian.

Baca juga: Turkiye Mau Bangun Tandingan Selat Hormuz, Target Rampung 3 Tahun

Konflik di kawasan tersebut dipicu oleh perebutan kendali rute pelayaran di Selat Hormuz.

Iran menargetkan kapal-kapal yang melewati rute selatan dekat pesisir Oman.