TANGERANG, KOMPAS.com – Wuling Motors berharap insentif pajak untuk kendaraan listrik tetap dipertahankan di tengah rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengevaluasi kebijakan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi mobil listrik.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan pihaknya memahami alasan Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan evaluasi insentif tersebut.Namun, menurut dia, keringanan pajak masih dibutuhkan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, terutama bagi masyarakat yang baru pertama kali membeli mobil.

Baca juga: Land Cruiser FJ Resmi Debut di Indonesia, Intip Kelebihannya!

Kompas.com/Nanda Booth Wuling

"Tentu harapannya dari kami masyarakat ini ingin mendapatkan kendaraan yang lebih efisien dan juga mungkin lebih affordable,” ujar Ricky di Tangerang (29/7/2026).