JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan, polisi semestinya tidak boleh kalah dari aksi main hakim oleh masyarakat seperti kasus tewasnya KD, pria yang tewas diamuk massa karena mencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Baturiti, Tabanan, Bali.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam mengatakan, aksi main hakim sendiri bukan saja persoalan hukum, melainkan keadaban dalam kehidupan bermasyarakat.“Polisi tidak boleh kalah, dalam konteks seperti ini. Kenapa? Karena main hakim sendiri itu bukan hanya persoalan hukum, main hakim sendiri itu persoalan keadaban,” kata Anam saat dihubungi, Senin (27/7/2026).

Baca juga: 5 Tersangka Pengeroyokan Pencuri Ayam di Bali Ditetapkan, Polisi Masih Dalami Pelaku Lain

Oleh karena itu, Anam mendorong agar para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan KD segera ditindak tegas.

“Kalau penegakan hukum tidak tegas. Potensi untuk main hakim sendiri, akan terjadi di banyak tempat,” ucap dia.