JAKARTA, KOMPAS.com - Satpam proyek MRT di kawasan Bundaran HI, Fiktor Harefa (27), mengaku telah memaafkan tiga anggota polisi yang menjadi pengemudi dan penumpang Toyota Alphard yang sempat mengintimidasinya pada Rabu (22/7/2026).
Fiktor mengaku lega dan puas setelah ketiga anggota polisi yang berdinas di Polda Jawa Barat itu mengakui kesalahan serta meminta maaf secara langsung di hadapannya.
"Saya pribadi puas dengan pengakuan dan cara mereka meminta maaf kepada saya, dan dengan ini tidak ada dendam yang masih tersimpan di hati," tulis Fiktor melalui unggahan di akun Threads @vicolharefa, Sabtu (25/7/2026).Baca juga: Satpam Bundaran HI dan Sopir Alphard Berdamai, Dugaan Arogansi hingga Pelat Nomor Palsu Masih Diusut
Unggahan tersebut menjadi pernyataan pertama Fiktor di media sosial setelah kasus intimidasi yang dialaminya viral.
Dalam unggahannya, Fiktor juga menegaskan sudah tidak lagi mempermasalahkan perlakuan yang sempat membuat harga dirinya merasa direndahkan saat mediasi pertama di Pos Polisi Thamrin.












