JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menemukan dugaan penyalahgunaan QR code atau barcode untuk pembelian BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar.

Temuan ini menunjukkan masih adanya celah dalam pemanfaatan teknologi yang seharusnya digunakan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.Saat ini, pembelian Pertalite dan Biosolar memang wajib menggunakan QR code dari aplikasi MyPertamina.

Baca juga: Pengalaman 6 Bulan Bersama Suzuki Fronx: Apa Kata Pengguna Asli?

Sistem tersebut dirancang agar penyaluran BBM subsidi sesuai dengan segmen penerima yang ditetapkan pemerintah sekaligus melindungi konsumen yang berhak.

Kendaraan isi BBM 2.560 liter