TEHERAN, KOMPAS.com - Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator, Mohammad Bagher Ghalibaf, melontarkan peringatan keras terkait situasi di Selat Hormuz.
Ia menegaskan, kondisi di jalur pelayaran strategis itu tidak akan kembali seperti sebelum perang dan memperingatkan tidak ada negara di kawasan yang dapat menjual minyak jika Iran dicegah mengekspor minyaknya."Dalam sebuah kawasan di mana kami tidak bisa menjual minyak, tidak seorang pun akan menjual minyak," kata Ghalibaf dalam unggahan di platform X pada Rabu (22/7/2026), seperti dikutip TRT World.
Baca juga: Diklaim Lumpuh, Kenapa Iran Masih Bisa Serang Pasukan AS di Yordania?
Ia juga memperingatkan bahwa jika keamanan Iran tidak dijamin, maka tidak akan ada infrastruktur yang tetap aman.
Singgung kehadiran militer AS di Selat Hormuz







