Penulis: Kersten Knipp/DW Indonesia

KOMPAS.com - Kabar itu mencuat beberapa hari lalu. Perusahaan asal Uni Emirat Arab, ADNOC Distribution, mengambil alih bisnis stasiun pengisian bahan bakar dan distribusi BBM milik Shell di Afrika Selatan.Nilai transaksinya berkisar 1 miliar dollar AS. Melalui akuisisi tersebut, Abu Dhabi memasuki pasar bahan bakar terbesar di Afrika.

Pembelian tersebut mencerminkan tren yang melampaui sektor energi. Selama beberapa tahun terakhir, negara-negara Teluk giat membuka akses dan menanam modal di Afrika, meski banyak proyek masih dibalut keterlambatan.

Baca juga: Visa Ditolak AS, 2 Tim Unggulan Afrika Tanpa Suporter di Piala Dunia 2026

Menurut lembaga pemikir asal Inggris, Chatham House, negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) telah menginvestasikan lebih dari 100 miliar dollar AS di Afrika dalam satu dekade terakhir.