JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Golkar Derta Rohidin menyoroti rendahnya minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat (SR) berasrama pada jenjang SD di sejumlah daerah.

Derta menyampaikan, anak SD masih berada pada fase perkembangan yang sangat membutuhkan kelekatan emosional dengan orang tua.Maka dari itu, pada usia tersebut, keluarga masih menjadi lingkungan utama dalam membentuk karakter, rasa aman, kepercayaan diri, hingga perkembangan moral dan spiritual anak.

"Kasih sayang orangtua tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh sistem pengasuhan di asrama, sebaik apa pun fasilitas yang disediakan. Banyak orangtua yang merasa belum siap berpisah dengan anaknya pada usia yang masih sangat dini. Kekhawatiran itu adalah sesuatu yang wajar dan harus dihormati," ujar Derta kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Baca juga: Jumlah Siswa SD Sekolah Rakyat Lebih Sedikit Dibandingkan SMP dan SMA, Ini Upaya Kemensos

Menurut Derta, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius pemerintah agar pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi benar-benar memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak.