MEDAN, KOMPAS.com - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang telah berjalan hampir satu tahun sejak diluncurkan pada Juli 2025.

"Banyak sih yang perlu kita perbaiki atau perkuat. Secara umum sudah berjalan dengan baik," kata Syaifullah usai mengikuti kegiatan Open House Sekolah untuk Orangtua dan Calon Siswa di Jalan Kemenangan, Kota Medan, Senin (15/6/2026).Kekurangan guru dan wali asrama

Menurut Syaifullah, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah kekurangan sumber daya manusia di sejumlah lokasi Sekolah Rakyat.

"Tapi kita masih kekurangan guru di beberapa titik, masih kekurangan wali asrama dan wali asuh. Kemudian kita juga masih kekurangan tenaga kependidikan yang lain," ujarnya.

Baca juga: Mensos Targetkan Pembangunan 60 Sekolah Rakyat Permanen hingga Akhir Juni 2026