JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika harga rumah terus melambung, biaya hidup meningkat, dan masa depan terasa semakin sulit diprediksi, sebagian anak muda mulai mengubah cara memandang uang.

Alih-alih mengejar tujuan finansial jangka panjang yang terasa semakin jauh, mereka memilih menikmati apa yang bisa dijangkau hari ini.

Secangkir kopi, tiket konser, makan di restoran viral, hingga belanja daring menjadi pelarian yang memberi rasa senang sesaat.Fenomena ini dikenal sebagai doom spending, yakni kebiasaan membelanjakan uang sebagai respons terhadap kecemasan dan pesimisme terhadap masa depan.

Baca juga: Financial Planner: Doom Spending Muncul Saat Masa Depan Finansial Terasa Kian Sulit Dicapai

"Kalau rumah sudah terasa mustahil dibeli, setidaknya saya masih bisa membeli secangkir kopi atau pengalaman yang membuat saya merasa hidup,” Ujar Nadya (23) saat ditemui di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).