WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (14/7/2026) secara resmi memberitahu Kongres bahwa pertempuran dengan Iran kembali berkobar.

Keputusan ini muncul setelah kedua pihak bertukar serangan dalam beberapa hari terakhir.Pasukan AS mengeklaim melakukan serangan malam ketiga berturut-turut terhadap Iran pada Senin. Sementara, Iran membalas serangan ke sejumlah Negara Teluk.

Trump juga memerintahkan pemberlakuan blokade angkatan laut dan akan mengenakan bea masuk pelayaran di Selat Hormuz.

Baca juga: Trump Klaim Mojtaba Khamenei 90 Persen Sudah Tiada, Banggakan Serangan ke Iran

Anggap gencatan senjata tak berarti