WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku terkejut melihat banyak warga Iran menangis dalam prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menurut Trump, sebagaimana dikutip ANI News, ia semula mengira Khamenei dibenci oleh rakyatnya.Dalam wawancara dengan Axios, Sabtu (4/7/2026), Trump bahkan menyebut air mata para pelayat itu mungkin tidak tulus.
Baca juga: Trump Klaim Bisa Habisi Semua Pemimpin Iran di Pemakaman Khamenei, tapi...
"Mungkin itu air mata palsu," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump ketika jutaan pelayat dari berbagai kota di Iran hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei di kompleks Grand Mosalla, Teheran.











