Kota Depok -

Pemotor yang menjajah trotoar Jalan Kartini, Kota Depok, mengakui dia bukan tentara sebagaimana pengakuan awalnya yang viral. Pemotor bernama Syaiful Anwar itu mengaku dia bekerja sebagai marketing."Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," kata Syaiful dalam klarifikasi di depan anggota TNI, Minggu (5/7/2026).Dia meminta maaf telah mencemarkan nama baik TNI karena mengaku-ngaku sebagai tentara. Dia juga meminta maaf kepada pejalan kaki karena telah melajukan motor di atas trotoar sambil melawan arus lalu lintas.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," kata Syaiful."Dan saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar dengan melawan arah menggunakan sepeda motor," ucapnya. Viral di MedsosVideo Syaiful mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur karena melaju di trotoar di Jalan Kartini viral di media sosial (medsos). Pria berbaju batik itu melajukan motornya di atas trotoar sambil melawan arah dan dihadang pejalan kaki.Dalam video yang beredar, tampak pemotor itu ditegur karena trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki.Video pemotor mengaku sebagai tentara saat ditegur karena melaju di trotoar di Depok viral di medsos. Pihak TNI memastikan pemotor tersebut bukan tentara. (Dok. Istimewa/repro)"Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor," ujar perekam video.