JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga mengaku tak keberatan Mikrotrans Jaklingko yang tadinya gratis menjadi berbayar Rp 2.000.

Angkot Jaklingko merupakan angkutan umum pengumpan atau feeder dari Transjakarta ke stasiun atau halte utama dan beroperasi di lingkungan permukiman.

"Enggak keberatan (Mikrotrans berbayar) asal sopir jangan ugal-ugalan," ucap salah satu warga Jakarta Barat, Reni (25), ketika berbincang dengan Kompas.com, Sabtu (4/7/2026).Baca juga: Ongkos Mikrotrans Diusulkan Tak Lagi Gratis, Ini Alasannya

Ia juga berharap, ketika sudah berbayar para sopir Mikrotrans tak lagi melewatkan penumpang yang sudah menunggu di plang bus stop.

Sebab berdasarkan pengalamannya, banyak sopir Mikrotrans yang melewatkan penumpang, meski mobilnya sedang kosong.