NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan kehabisan dana tunai pada Agustus dan sedang menunggu kontribusi untuk beroperasi seusai September.

Hal tersebut disampaikan Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Perencanaan Program, Keuangan, dan Anggaran, Chandramouli Ramanathan, Rabu (1/7/2026)."Dalam anggaran reguler, kami juga hampir tidak memiliki dana tunai. Kami tidak memiliki dana tunai setelah Agustus, September," kata Ramanathan dalam konferensi pers.

Baca juga: PBB Beli 10.000 Kantong Jenazah untuk Venezuela, Jumlah Korban Jauh Lebih Besar?

"Uang sudah habis. Kami menunggu pengumpulan dana untuk bertahan setelah September," lanjutnya, sebagaimana dilansir Sputnik via Antara.

"Jadi, apa pun yang terjadi, kemungkinan besar kita akan mengakhiri tahun ini dengan nol dana tunai, yang berarti hampir tidak bisa bertahan dengan anggaran yang dikurangi," tambahnya.