TOKYO, KOMPAS.com - Pemerintah Jepang pada Kamis (25/6/2026) menyatakan akan berupaya menggandakan proporsi perempuan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) pada 2040.

Untuk merealisasikan ambisi tersebut, "Negeri Sakura" bakal memberikan bantuan kepada universitas yang secara aktif berupaya meningkatkan kesetaraan gender.Kebijakan dasar tahun 2026 tentang kesetaraan gender menyoroti kekurangan tenaga kerja di bidang sains dan teknik serta kurangnya representasi perempuan di 17 bidang strategis.

Baca juga: Turis Indonesia Terdampak, Jepang Naikkan Biaya Visa hingga 5 Kali Lipat

Padahal, bidan-bidang tersebut telah ditetapkan pemerintah untuk investasi, termasuk semikonduktor dan kecerdasan buatan.

"Kami akan bekerja dengan cepat untuk memperluas partisipasi perempuan. Kami akan meningkatkan standar talenta," kata Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, sebagaimana dilansir Kyodo via Antara, Jumat (26/6/2026).