TEHERAN, KOMPAS.com - Sebanyak 25 kapal komersial tercatat melintasi Selat Hormuz pada Kamis (18/6/2026), menjadi jumlah harian tertinggi sejak pertengahan April.
Lonjakan aktivitas pelayaran terjadi setelah Iran dan Amerika Serikat sepakat membuka kembali jalur perdagangan strategis tersebut sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri perang.“Kami mengamati 25 pelayaran kapal komersial terverifikasi melalui Selat Hormuz — jumlah tertinggi dalam satu hari sejak 18 April dan lebih dari lima kali lipat dari rata-rata harian yang tercatat selama sepuluh hari pertama bulan Juni,” demikian laporan perusahaan pelacakan maritim AXSMarine, seperti dikutip AFP.
Baca juga: Iran Bersikukuh Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Biayanya Capai Rp 35 M
Sebelum perang terjadi, sekitar 120 kapal per hari biasanya melewati selat tersebut, menurut jurnal pelayaran terkemuka Lloyd’s List.
Para ekonom memperkirakan sekitar seperlima ekspor minyak dunia dan gas alam cair melewati jalur ini pada masa normal.
















