BRUSSEL, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh upaya koalisi Eropa dalam mengamankan kebebasan jalur navigasi di Selat Hormuz.

Sikap ini diambil menyusul tercapainya perjanjian damai bersejarah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang bertujuan menyudahi konflik bersenjata di Timur Tengah. Rutte memberi sinyal kuat bahwa NATO siap turun tangan jika mendapat permintaan resmi dari negara-negara peserta koalisi.

Baca juga: Trump Sebut Kesepakatan Damai AS-Iran Belum Final, Ancam Serang Lagi

Bergantung pada kebutuhan

Berbicara menjelang pertemuan tingkat menteri pertahanan NATO pada Rabu (17/6/2026), Rutte menjelaskan bahwa keterlibatan struktural aliansi akan sangat bergantung pada dinamika kebutuhan negara-negara yang memotori inisiatif tersebut.