KOMPAS.com - Pasar batu bara global menghadapi tekanan pasokan dari dua sumber utama, yakni kecelakaan tambang di China dan kebijakan ekspor batu bara Indonesia.
Kondisi ini berpotensi mendorong harga batu bara dunia tetap tinggi di tengah ketatnya pasokan energi global.Laporan Reuters menyebutkan, ledakan tambang yang menewaskan sejumlah pekerja di Provinsi Shanxi, China, memicu inspeksi keselamatan besar-besaran dan memperketat pasokan batu bara domestik di negara tersebut.Di saat yang sama, pasar juga mencermati rencana pemerintah Indonesia untuk menata ekspor batu bara melalui pengelolaan yang lebih terintegrasi di bawah Danantara. Langkah direspons sebagai ketidakpastian pasokan batu bara global.
CEO DBX Commodities Alexandre Claude mengatakan kombinasi pembatasan produksi di Shanxi dan transisi tata kelola ekspor batu bara Indonesia berpotensi memperketat pasokan batu bara yang diperdagangkan melalui jalur laut.
"Pembatasan keselamatan di Shanxi dan transisi Danantara di Indonesia memperketat pasokan batu bara laut. Persediaan mulai menurun dan risiko kenaikan harga dalam jangka pendek masih cukup besar," ujarnya.
Impor Batu Bara China Diperkirakan Melonjak











