Penulis: Zhang Yisheng/Xinhua Cao Kai
BANDUNG, KOMPAS.com - Di luar stasiun kereta cepat di Bandung, kota keempat terbesar di Indonesia, Ricky (29), seorang pengemudi layanan transportasi online, mengantre untuk menjemput penumpang selanjutnya.
"Saya datang ke sini beberapa kali sehari untuk menjemput dan mengantar penumpang," ujarnya kepada Xinhua, seraya menyatakan bahwa Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), dikenal sebagai "Whoosh", menjadikan Bandung mudah dijangkau dari Jakarta, yang berjarak hanya 150 kilometer.Data resmi menunjukkan bahwa per 4 Juni 2026, Whoosh yang merupakan proyek kereta cepat luar negeri pertama yang sepenuhnya menggunakan sistem, teknologi, dan komponen industri perkeretaapian China, telah menangani lebih dari 15,88 juta perjalanan penumpang.
Baca juga: Termasuk Whoosh, Ini 15 Proyek Raksasa Dunia yang Utang China
Namun, Bandung menawarkan lebih dari sekadar kemajuan transportasi modern. Bagi banyak orang, signifikansi sejati kota itu bermula dari pertemuan bersejarah pada 71 tahun lalu.













