WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (10/6/2026) mengatakan, Iran terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan damai.

Karena itu, ia menyebut Iran harus menanggung akibatnya.Unggahan ini muncul setelah AS dan Iran saling serang, eskalasi paling buruk sejak gencatan senjata mulai berlaku pada bulan April.

"Si Penindas Timur Tengah telah mati!!! Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk kesepakatan yang akan menguntungkan mereka, sekarang mereka harus menanggung akibatnya!!!" tulis Trump di platform Truth Social, dikutip dari AFP, Rabu.

Baca juga: Sempat Diragukan Trump, Netanyahu Pastikan Maju Lagi dalam Pemilu Israel

Berbeda dari klaim sebelumnya