Kuwait City -

Kuwait dan Yordania melaporkan sistem pertahanan udara mereka telah mencegat serangkaian serangan rudal di wilayah udaranya. Kuwait tidak menyebut secara spesifik sumber serangan rudal itu. Sementara Yordania terang-terangan menyebut rudal yang ditembak jatuh itu diluncurkan dari Iran.Militer Kuwait dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency dan Reuters, Rabu (10/6/2026), mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat target-target udara "bermusuhan" di tengah meningkatnya ketegangan regional.Belum ada informasi detail lebih lanjut yang disampaikan oleh otoritas Kuwait.

Angkatan Bersenjata Yordania, dalam pernyataan terpisah, mengumumkan pada Rabu (10/6) bahwa pertahanan udaranya telah mencegat dan menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran, menuju ke wilayah al-Azraq di Yordania. Militer Yordania menyatakan bahwa puing-puing dari operasi pencegatan rudal itu jatuh di dalam wilayah Yordania, namun tidak menyebabkan cedera atau kerusakan material.Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan diaktifkannya sirene peringatan serangan udara di seluruh wilayah negara tersebut. Otoritas Bahrain tidak membahas lebih lanjut soal serangan udara yang terdeteksi di wilayahnya.Iran Serang Pangkalan AS di Kuwait-Yordania-BahrainAktivitas pencegatan rudal oleh negara-negara Teluk itu dilaporkan setelah Iran mengumumkan serangan pembalasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk, untuk merespons serangan terbaru AS terhadap wilayah Iran bagian selatan.Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pasukannya telah melancarkan serangan drone yang menargetkan pangkalan Ali Al Salem di Kuwait.