TEHERAN, KOMPAS.com - Iran kembali menggempur pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk pada Sabtu (6/6/2026), targetnya adalah Kuwait dan Bahrain.

Komando Pusat AS (Centcom) mengonfirmasi, Iran melepaskan sejumlah rudal balistik ke arah dua negara tersebut.

Serangan ini terjadi beberapa jam setelah AS menembak jatuh empat drone Iran yang dinilai mengancam langsung lalu lintas maritim regional.Baca juga: Trump Buka-bukaan Soal Iran: Mereka Kuat, Punya Harga Diri Tinggi

Melalui pernyataan resmi di media sosial X, Centcom menyatakan bahwa militer AS mencegat beberapa rudal balistik dan drone Iran, yang diarahkan menuju Selat Hormuz serta sejumlah negara Teluk.

Di sisi lain, Iran mengeklaim serangan tersebut aksi balasan atas tindakan militer Washington sebelumnya di wilayah Sirik dan Pulau Qeshm.