BEIJING, KOMPAS.com - China memecat empat ilmuwan terkemuka dari peran akademis setelah penyelidikan mengungkap adanya manipulasi atau pemalsuan data dalam studi ilmiah ternama.

Akhir pekan lalu, Universitas Nankai memecat Dekan Fakultas Ilmu Hayati, Quan Chen karena gagal mengawasi dengan benar kualitas dan keaslian data eksperimental dalam sebuah makalah tahun 2024 yang diterbitkan di Nature Cancer.Dalam studi itu, ia menjabat sebagai penulis korespondensi, dikutip dari SCMP, Minggu (31/5/2026).

Pada saat yang sama, Universitas Sun Yat-sen mengumumkan pemecatan Wakil Direktur Laboratorium Utama Negara untuk Onkologi Kang Tiebang dan Dekan Madya Sekolah Ilmu Hayati, Kuang Dongming.

Universitas tersebut mengatakan bahwa Kang adalah penulis utama dari sebuah makalah yang diterbitkan di Nature Cell Biology pada 2020 yang berisi banyak kesalahan data dan gambar.

Baca juga: Taiwan Kerahkan Kapal Patroli Usai China Gelar Operasi Khusus Dekat Wilayahnya