TEHERAN, KOMPAS.com - Iran telah merusak 20 fasilitas militer Amerika Serikat sejak awal perang, pada akhir Februari 2026.

Temuan dari gambar satelit dan video yang dianalisis oleh BBC Verify, menunjukkan serangan tersebut lebih luas daripada yang diakui secara publik.Sejak perang mulai berkecamuk, Iran telah menargetkan fasilitas-fasilitas utama AS di delapan negara di Timur Tengah. Fasilitas-fasilitas tersebut berada di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Irak, Yordania, Bahrain, dan Oman.

Jumlah serangan sebenarnya mungkin lebih banyak. Beberapa analis memperkirakan pangkalan militer yang terkena gempuran bisa mencapai 28 titik.

Rangkaian serangan ini menyebabkan kerusakan senilai jutaan dolar pada sistem pertahanan udara canggih, pesawat pengisian bahan bakar, dan radar.

Baca juga: Drone Canggih AS Ditembak Iran, Washington Balas Hancurkan Radar