KOMPAS.com - Rahasia hidup panjang umur tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik semata.
Berbagai penelitian menunjukkan, bahwa kebiasaan sehari-hari dan gaya hidup yang dijalani seseorang memiliki peran besar dalam menentukan kesehatan serta harapan hidupnya di masa depan.
Dilansir dari Yahoo Health, sebuah studi yang terbit di jurnal Nature Medicine menemukan bahwa faktor lingkungan dan gaya hidup memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap risiko kematian dini dibandingkan faktor genetik.Penelitian tersebut menganalisis data hampir setengah juta orang di Inggris. Hasilnya menunjukkan, faktor genetik hanya menjelaskan sebagian kecil perbedaan risiko kematian antarindividu, sementara berbagai faktor lingkungan dan kebiasaan hidup memberikan kontribusi yang jauh lebih besar.
Baca juga: Mengenal Tren Nonnamaxxing, Gaya Hidup Nenek-nenek Italia untuk Panjang Umur
Peneliti utama studi tersebut, Austin Argentieri, mengatakan, “Genetika memang menentukan sebagian peluang, tetapi bagaimana kita menjalani hidup tetap ada di tangan kita.”






