JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengungkap kronologi kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang mengatasnamakan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyampaikan adanya dugaan penipuan dengan modus menjanjikan pembangunan dan pengoperasian dapur SPPG."Dalam praktiknya, pelaku diduga menawarkan titik lokasi SPPG, pembangunan fasilitas dapur, hingga janji siap operasional, dengan meminta sejumlah uang dari korban," kata Sony dalam keterangan pers, Sabtu (30/5/2026).

Baca juga: BGN Dukung Penegakan Hukum Dugaan Penipuan Pembangunan Dapur MBG di Lombok Timur

Setelah korban menyerahkan uang, pelaku menjanjikan akan memberi titik-titik lokasi pembangunan SPPG sampai dapur itu siap digunakan.

"Modus yang digunakan adalah menjanjikan titik lokasi, pembangunan gedung SPPG, hingga siap operasional," kata dia.