KOMPAS.com — Memilih mana jurusan kuliah yang tepat tentu harus dipertimbangkan matang-matang. Misalnya, apakah sesuai minatmu bahkan prospek karier setelah lulus. Atau apakah pilihanmu termasuk jurusan kuliah yang ketinggalan zaman?

Ada sebuah riset yang mengungkapkan beberapa jurusan kuliah yang mulai kurang disukai di era Artificial Intelligence (AI) ini. Alasannya bukan karena gaji saja, tetapi juga dinilai kurang adaptif dengan perkembangan dunia kerja yang dinamis. Termasuk terbatasnya lowongan kerja yang tersedia. Karena itu wajar saja calon mahasiswa atau para mahasiswa yang akan menuntaskan studinya seringkali khawatir akan masa depan.Menariknya, kekhawatiran para pelajar ini justru membuka data baru yang dilakukan Harvard University beserta tim ekonom terkait mana saja jurusan yang mulai kurang disukai karena dianggap bakal ketinggalan zaman. Lebih tepatnya, jurusan kuliah yang value atau nilainya semakin berkurang.

Riset ini dilakukan ekonom ketenagakerjaan Harvard, David J. Deming dan Kadeem Noray, yang studinya dibagikan pada tahun 2020.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa beberapa gelar, termasuk gelar vokasi dari jurusan ilmu komputer, teknik, dan bisnis, mulai kurang dipilih. Alasannya, Banyak perusahaan mulai beralih mencari kandidat dengan kemampuan teknis dan keterampilan praktis yang lebih spesifik. Di samping gajinya juga tak banyak.