DEMOKRASI adalah sistem yang sangat terbuka. Demokrasi tidak bertanya terlalu jauh tentang siapa seseorang sebelum masuk ke arena kekuasaan.

Demokrasi tidak meminta syarat bahwa seseorang harus bijaksana, luhur, atau bermoral tinggi untuk bisa menjadi penguasa.

Demokrasi hanya menyediakan prosedur. Siapa pun yang mampu memenuhi prosedur itu memiliki peluang yang sama untuk naik ke panggung kekuasaan.Di sinilah letak kekuatan sekaligus kelemahan demokrasi. Kekuatan demokrasi adalah keterbukaannya. Anak tukang becak bisa menjadi presiden. Orang miskin bisa menjadi anggota parlemen. Kelompok kecil bisa menjadi kekuatan politik besar.

Sementara itu, kelemahan demokrasi adalah membuka pintu bagi orang-orang yang secara standar moral problematik. Oportunis, manipulator massa, preman pasar, diberi “karpet merah” yang sama oleh demokrasi.

Demokrasi menilai legitimasi dari dukungan publik, bukan dari kualitas moral manusia. Selama seseorang mampu mengumpulkan massa, memenangkan suara, dan mengendalikan pengaruh, ia dapat memperoleh kekuasaan yang sah secara konstitusional.