KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi berjanji mendukung Kuba untuk menghadapi politik kekuasaan dan penindasan selama pembicaraan dengan mitranya dari Kuba di New York.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah kondisi ketika pulau Karibia itu menghadapi tekanan yang meningkat dari Amerika Serikat (AS).Baca juga: China Bantu Kuba Lawan Embargo AS, Kirim 15.000 Ton Beras
Kuba menderita akibat blokade energi AS, dan bahkan Presiden AS Donald Trump secara terbuka mempertimbangkan untuk mengambil alih negara tersebut.
China memiliki hubungan dekat dengan Havana dan telah berjanji menyumbangkan 60.000 ton beras demi membantu Kuba mengatasi kekurangan, yang pengiriman pertamanya tiba pada Minggu.
"China akan terus menjunjung tinggi keadilan dan berbicara atas nama Kuba, mendukung perjuangan yang adil bagi rakyat Kuba,” kata Wang kepada Menlu Kuba Bruno Rodriguez Parrilla, menurut pernyataan resmi China dilansir AFP, Kamis (28/5/2026).












