HAVANA, KOMPAS.com - Tekanan intensif yang dilancarkan Washington terhadap Kuba kini semakin dirasakan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah blokade minyak oleh Amerika Serikat (AS) yang masih berlangsung, pemadaman listrik massal terjadi beberapa kali sehari, merembet hingga ke area perkantoran. Krisis ekonomi yang kian parah membuat pasokan bahan bakar untuk generator gedung habis, bahkan barang kebutuhan dasar seperti kertas toilet di fasilitas umum pun tidak lagi tersedia.
Di tengah keterbatasan ini, instruksi dari otoritas tertinggi mulai turun ke seluruh gedung perkantoran milik negara di Havana.
Baca juga: Kuba Krisis Energi sampai Minyak Habis Total, Bos CIA Tiba-tiba Datang
Warga diminta susun rencana darurat












