GAZA, KOMPAS.com - Mazen al-Jerjawi biasanya menghabiskan waktu menjelang Idul Adha untuk menjual ratusan domba dan kambing yang dipeliharanya.

Namun, pria yang dulunya dikenal sebagai salah satu peternak terkemuka di Gaza itu kini hanya menjalankan sebuah restoran kecil, mengandalkan daging beku yang diizinkan masuk ke Gaza di bawah pembatasan ketat Israel."Pada waktu seperti ini setiap tahunnya, saya biasanya menjual sekitar 200 ekor domba dan sapi. Sekarang, saya tidak punya satu pun," kata Jerjawi, dikutip dari Middle East Eye, Senin (24/5/2026).

"Tidak ada hewan hidup yang diizinkan masuk ke Gaza sama sekali. Israel memperlakukan penduduk Gaza seolah-olah mereka tinggal di sini sementara dan yang diperbolehkan hanyalah menjaga agar segala sesuatunya tetap berjalan pada tingkat minimal," sambungnya.

Baca juga: Israel Klaim Bunuh Pemimpin Baru Brigade Al Qassam, Hanya Menjabat Sepekan

Sektor peternakan Gaza musnah