WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka peluang agar Iran ikut bergabung dalam Abraham Accords sebagai bagian dari kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Dalam unggahan media sosial pada Senin (25/5/2026), seperti dikutip AFP, Trump mengatakan, penyelesaian konflik Iran seharusnya menjadi “peristiwa yang jauh lebih bersejarah” dengan melibatkan lebih banyak negara Muslim untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.Trump juga menyebut negara-negara seperti Arab Saudi, Qatar, Pakistan, Turkiye, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, dan Bahrain dalam pembicaraan tersebut.
Baca juga: Nyaris Damai, AS Malah Bombardir Kapal Penebar Ranjau Iran
Trump ingin Iran gabung Abraham Accords
WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin Iran ikut bergabung dalam pakta Abraham Accords.












