PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, Riau akhirnya berhasil mengungkap misteri kematian tragis sopir truk pengangkut minyak goreng subsidi Minyakita, Heri Supriadi (51).
Aparat kepolisian meringkus tiga orang pelaku yang masing-masing berinisial FG, ZN, dan AS. Sementara itu, satu orang pelaku lainnya berinisial AN hingga kini masih dalam proses pencarian intensif."Kasus ini merupakan pembunuhan berencana. Kita telah menangkap tiga orang pelaku, sementara satu orang masih DPO (daftar pencarian orang)," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta saat menggelar konferensi pers, Minggu (24/5/2026).
Muharman Arta mengungkapkan, otak pelaku utama dalam kasus berdarah ini adalah FG. Pelaku FG diketahui merupakan sopir pertama dari truk pengangkut Minyakita tersebut, sedangkan korban Heri Supriadi berstatus sebagai sopir kedua.
Baca juga: Sopir Truk Minyakita Ditemukan Tewas Terikat dan Dilakban di Pekanbaru
Awalnya, FG dan korban sedang melakukan perjalanan mengendarai truk bermuatan penuh Minyakita dari arah Sumatera Utara (Sumut) dengan tujuan akhir ke wilayah Lampung. Namun, sesampainya di Kota Pekanbaru, mendadak muncul niat jahat dari benak FG untuk menggelapkan barang muatan minyak goreng yang dibawanya.














