WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan bersiap membuka kembali kasus penembakan dua pesawat sipil Amerika Serikat oleh jet tempur Kuba pada 1996.

Langkah itu disebut-sebut akan diikuti dakwaan terhadap mantan Presiden Kuba Raul Castro, yang diduga terkait perintah penembakan tersebut.Insiden itu selama puluhan tahun menjadi simbol kemarahan komunitas pengasingan Kuba di AS terhadap rezim Havana.

Baca juga: Disebut Bersiap Serang AS, Kuba Dilaporkan Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran

Empat orang tewas dalam tragedi tersebut, termasuk tiga warga negara Amerika Serikat.

Tragedi penembakan pesawat 1996