JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun menyatakan keputusan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 tidak disebabkan oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
“Saya melihat tidak dalam satu aspek pelemahan rupiah itu membuat Bapak Presiden harus membacakan sendiri KEM-PPKF,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).Menurut Misbakhun, penyampaian langsung KEM-PPKF oleh presiden tidak bisa dikaitkan hanya dengan satu indikator ekonomi, termasuk kurs rupiah maupun kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Baca juga: Segera Pecah Tradisi, Prabowo Bakal Sampaikan KEM-PPKF di DPR Hari Ini
Dia pun meminta publik tidak menarik kesimpulan bahwa pidato ekonomi Prabowo di DPR RI merupakan respons atas gejolak pasar keuangan.
“Menurut saya jangan ditarik soal situasi IHSG dan pelemahan rupiah itu dalam urusan KEM-PPKF,” tegas dia.















