TAIPEI, KOMPAS.com - Militer Taiwan mendadak mengalami situasi tak biasa saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memulai kunjungan kenegaraan ke Beijing dan menggelar pembicaraan penting dengan Presiden China Xi Jinping.

Dalam hal ini, aktivitas pesawat tempur China di sekitar pulau itu tiba-tiba berhenti.

Selama bertahun-tahun, Taiwan hampir setiap hari memantau pesawat tempur China yang terbang di sekitar wilayahnya.Baca juga: Hari Pertama Kunjungan Trump ke China, Xi Ingatkan soal Taiwan, Elon Musk Bilang “Banyak Hal Baik”

Dalam beberapa hari jumlahnya hanya sedikit, namun pada hari-hari tertentu aktivitas militer China bisa meningkat drastis.

Namun dalam 24 jam terakhir sejak Kamis (14/5/2026) pagi waktu setempat, situasi berubah mendadak.