Presiden Prabowo Subianto menargetkan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tembus Rp 200 triliun di 2026.

"Pada Desember 31 2026 kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. 750 BUMN lebih akan kita tutup," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja BUMN dan manajemen Danantara. Dividen BUMN diproyeksikan naik hingga Rp 200 triliun pada 2026, tanpa PMN.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tembus Rp 200 triliun di 2026.

Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Danantara.