Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan lonjakan laba BUMN, termasuk PT Timah yang naik 804,7% setelah penutupan tambang ilegal.

Presiden Prabowo Subianto menyoroti kinerja BUMN yang tidak produktif. Banyak BUMN yang terus merugi, tetapi dalam laporan keuangan justru mencetak keuntungan.

Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja BUMN dan manajemen Danantara. Dividen BUMN diproyeksikan naik hingga Rp 200 triliun pada 2026, tanpa PMN.