Houthi diduga berupaya "meniru" strategi Iran dalam menguasai Selat Hormuz, dan memberlakukannya di Laut Merah.

Koalisi Arab Saudi menyerang situs Houthi sebagai respons terhadap serangan kapal di Laut Merah. Houthi kemudian meluncurkan rudal ke Arab Saudi.

Media lokal Iran melaporkan bahwa kapal tanker itu menghantam ranjau laut, setelah berlayar menyimpang dari jalur ditetapkan oleh pihaknya di Selat Hormuz.