Situasi di kawasan Teluk semakin membara setelah militer Amerika Serikat (AS) dan Iran saling jual beli serangan yang kini telah memasuki hari keenam.

Gempuran udara AS ke Iran kian meningkat, meluas, dan menembus jauh ke luar kawasan pesisir yang berbatasan dengan Selat Hormuz.

Militer Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan gelombang serangan udara baru terhadap Iran pada Rabu (15/7/2026).