Ibu santri korban terbakar di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy mengaku dibuang setelah menolak penandatangan surat damai.

Ibu santri korban terbakar di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy mengaku dibuang setelah menolak penandatangan surat damai.

Kini kasus santri terbakar di Lombok Tengah diambil alih Polda NTB. Sementara pimpinan ponpes siap ajukan praperadilan atas status tersangkanya