Iran menyebut serangan Israel ke Lebanon melanggar kesepakatan dengan AS, sehingga Selat Hormuz ditutup lagi.

Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Jumat (19/6/2026) setelah menilai sejumlah syarat dalam kesepakatan dengan AS belum terpenuhi.

Situasi Selat Hormuz diwarnai simpang siur dan kebingungan pada Jumat (19/6/2026). Otoritas Iran mengeluarkan dua pernyataan yang bertolak belakang.

Iran said that Israel's attacks on Lebanon were a breach of the terms of its agreement with the US.